HomeTips & TrickRidingYuk Pahami Apa Itu Blind Spot dan Cara Menghindarinya

Yuk Pahami Apa Itu Blind Spot dan Cara Menghindarinya

Mengendarai sepeda motor memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan roda empat atau lebih. Pasalnya, sepeda motor tidak memiliki bagian perlindungan yang optimal untuk proteksi badan. Maka dari itu, pemahaman pada konsep blind spot berkendara wajib dimiliki.

Pada artikel singkat kali ini, mari kita bahas apa itu blind spot saat berkendara di jalan raya, dan bagaimana kira-kira cara menghindari titik-titik buta ini. Tentu saja, tujuan dasar kami adalah untuk memberikan pengetahun agar kamu bisa meningkatkan faktor keamanan saat berkendara.

Mari kita masuk pada bahasan pertama, mengenai pengertian blind spot.

Blind Spot Adalah…

blind spot

Secara harfiah blind spot berati titik buta. Dalam konsep berkendara, blind spot dikenal sebagai titik-titik yang tidak terlihat secara visual oleh pengendara, baik motor, mobil, atau kendaraan lain yang lebih besar. Secara umum, setiap jenis kendaraan memiliki blind spot, dan wajib dipahami benar oleh pengendaranya.

Blind spot tercipta akibat keterbatasan indera manusia secara alami, dan keterbatasan alat bantu visual seperti kaca spion dan sejenisnya. Jadi artinya hal ini bukan satu keburukan yang diakibatkan kemudian tidak bisa ditangani. Setiap manufaktur otomotif selalu berusaha sedemikian rupa agar titik buta ini bisa diminimalisir, baik dengan optimasi perangkat konvensional atau digital.

Baca Juga : Kenali Jenis Operasi Razia dan Surat Tilang yang Berlaku di Indonesia

Lalu Jika Pasti Ada, Bagaimana Cara Menghindarinya?

blind spot

Mungkin untuk kamu yang sudah berkendara sekian lama, secara insting kamu akan memahami titik buta yang kamu miliki. Meski cenderung lebih kecil, titik buta yang dimiliki oleh pengendara motor bisa dikatakan lebih berbahaya karena motor sendiri merupakan kendaraan yang terbuka sehingga proteksi yang bisa diandalkan benar-benar apa yang menempel pada tubuh.

Nah untuk meminimalisir resiko hal buruk terjadi akibat blind spot, berikut tips yang bisa kami berikan untuk kamu, rider sejati.

Pelajari Blind Spot yang Dimiliki

Cara ini sendiri bisa dilakukan dengan mengunjungi pusat pelatihan berkendara, seperti tempat kursus, pihak kepolisian, atau tempat-tempat lain yang relevan. Pihak ini memiliki informasi lengkap yang bisa dibagikan terkait titik buta, sebagai bagian dari upaya meningkatkan awareness pada etika berkendara dan keamanan berkendara.

Titik buta, dalam simulasinya, akan disajikan dalam bentuk gambar. Jadi kamu bisa mengamati kira-kira bagian mana saja yang tidak terlihat, baik oleh mata saat memandang ke depan, atau dengan kaca spion sekalipun saat kamu meliriknya.

Penggunaan Kelengkapan Standar

Terkait dengan titik buta ini, penggunaan perangkat spion dan lampu sein yang sesuai standar akan jadi hal utama. Pasalnya, secara fungsional kedua perangkat ini akan membantu kamu untuk meningkatkan visibilitas di jalan raya, serta kemampuan observasi saat berkendara.

Ukuran spion, materi cermin yang digunakan, kemudian cahaya dari lampu sein, posisi lampu sein, semua sudah diperhitungkan sedemikian rupa oleh manufaktur yang membuatnya. Tentu, hal ini juga distandarkan oleh pihak kepolisian selaku pihak yang bertanggung jawab secara hukum di jalan raya.

Hindari penggunaan perangkat modifikasi yang tidak sesuai standar yang berlaku. Dan pastikan semua perangkat berguna dengan optimal.

Jangan Ragu untuk Menepi

Menepi di sini dalam artian ketika kamu ragu pada pandangan yang terlihat di kaca spion, dan kamu tidak dalam kondisi memungkinkan untuk menengok saat berkendara (dan memang ini tidak terlalu direkomendasikan).

Jadi kamu bisa menepi perlahan-lahan dengan menggunakan lampu sein, kemudian berhenti dan melihat keadaan sekitar. Kamu bisa menengok dengan aman dan mengobservasi bagian yang kira-kira tak terlihat, sehingga kamu memiliki pemahaman menyeluruh pada kondisi sekitar.

Menunda perjalanan untuk satu atau dua menit guna melihat kondisi sekitar dan memastikannya tak akan ada ruginya bukan?

Konsentrasi Berkendara, Waspadai Blind Spot

Terakhir adalah menjaga konsentrasi saat berkendara. Mengingat keberadaan blind spot hanya bisa diminimalisir, maka upaya nyata paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan konsentrasi saat berkendara.

Himbauan tegas disampaikan oleh banyak pihak untuk tidak melakukan kegiatan lain selama berkendara. Misalnya saja seperti mendengarkan musik dengan headset atau berbincang hingga mengurangi konsentrasi berkendara.

Pastikan pandangan mata tetap fokus ke depan dan aware dengan kondisi sekitar, kemudian kamu bisa mendengar semua yang terjadi saat berkendara seperti klakson atau suara kendaraan lain, serta kewaspadaan.

Baca Juga : Sunmori adalah Bentuk Kegiatan Luar Ruang, Perhatikan Hal Ini!

Blind spot memang jadi tantangan tersendiri untuk pengendara motor atau biker. Tidak hanya pada urusan kepentingan berkendara setiap hari, namun juga untuk biker yang memiliki hobi touring. Ini mengapa banyak penikmat touring menggunakan perlengkapan dengan warna mencolok atau bahan reflektor, sehingga dapat meningkatkan visibilitasnya di jalan raya.

Semoga informasi terkait blind spot yang disampaikan di atas bisa jadi informasi yang berguna untuk kamu semua. Untuk menunjang kegiatan berkendara, kamu bisa menggunakan banyak perlengkapan yang disediakan oleh Eiger Adventure.

Perlengkapan ini  dibuat sedemikian rupa agar memiliki tingkat proteksi yang tinggi, sehingga dapat membantu meminimalisir resiko berkendara. Kunjungi laman produknya sekarang, dan dapatkan perlengkapan yang kamu butuhkan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments