HomeTips & TrickGreen & HealthyCara Mudah Membuat Pupuk Organik yang Sehat dan Aman

Cara Mudah Membuat Pupuk Organik yang Sehat dan Aman

Pupuk organik merupakan jenis pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami, seperti sisa-sisa tumbuhan, kotoran hewan, atau bahan organik lainnya. Jika Eigerian ingin tahu seperti apa cara membuat pupuk organik yang aman dan sehat, simak ulasan di bawah ini sampai akhir, ya!

Perlu diketahui, pupuk organik mengandung nutrisi esensial bagi tanaman dan dapat meningkatkan struktur tanah secara alami. Berbeda dengan pupuk anorganik atau kimia yang umumnya dibuat secara sintetis, pupuk organik memang lebih ramah lingkungan dan mendukung prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan. Yuk, cari tahu tentang kegunaan dan cara membuat pupuk organik selengkapnya!

Kegunaan dan Manfaat Pupuk Organik

cara membuat pupuk organik
Sumber: Freepik

Pupuk organik memiliki berbagai kegunaan dan manfaat, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyediakan Nutrisi untuk Tanaman: Pupuk organik mengandung berbagai nutrisi esensial seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, sulfur, dan mikronutrien di mana nutrisi ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  2. Meningkatkan Struktur Tanah: Pupuk organik akan membantu meningkatkan struktur tanah dengan meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air, sirkulasi udara, dan drainase. Ini akan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi akar tanaman dan mikroorganisme tanah.
  3. Memperbaiki Kesuburan Tanah: Penggunaan pupuk organik juga dapat meningkatkan kandungan bahan organik dalam tanah, yang akan meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang. Bahan organik meningkatkan kapasitas tanah untuk menyimpan air dan nutrisi, serta akan menyediakan nutrisi tambahan melalui proses dekomposisi.
  4. Meningkatkan Aktivitas Mikroorganisme Tanah: Pupuk organik akan memberikan nutrisi bagi mikroorganisme tanah seperti bakteri, jamur, dan protozoa. Aktivitas mikroorganisme ini nantinya dapat mendukung siklus nutrisi tanah dan membantu mengurai bahan organik, menjadikannya lebih mudah diserap oleh tanaman.
  5. Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia: Penggunaan pupuk organik juga dapat membantu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, di mana hal ini dapat menjadi bagian dari praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  6. Mengurangi Risiko Pencemaran Lingkungan: Pupuk organik pada umumnya lebih ramah lingkungan daripada pupuk kimia karena berasal dari sumber alami dan kurang cenderung menyebabkan pencemaran tanah, air, dan udara.
  7. Meningkatkan Resistensi Tanaman terhadap Penyakit dan Hama: Beberapa pupuk organik juga dapat meningkatkan resistensi tanaman terhadap penyakit dan hama. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan kekuatan tanaman dan mengaktifkan sistem pertahanan tanaman.
  8. Membantu Pemulihan Tanah Tidak Subur: Pupuk organik bisa digunakan untuk memulihkan tanah yang tidak subur atau telah terdegradasi akibat pertanian intensif atau penggunaan bahan kimia.

Pupuk organik tentunya bisa menjadi pilihan yang baik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman di perkebunan di rumah. Ketahui cara membuat pupuk organik melalui ulasan di bawah ini, yuk!

Baca juga: 12 Sampah Dapur yang Bermanfaat dan Cara Mengolahnya

Cara Membuat Pupuk Organik dari Sampah Dapur

cara membuat pupuk organik
Sumber: Freepik

Membuat pupuk organik, Eigerian bisa memanfaatkan sampah dapur. Membuat pupuk organik dari sampah dapur adalah cara yang baik untuk mendaur ulang sisa-sisa organik dan menghasilkan pupuk yang kaya nutrisi untuk tanaman di sekitar rumah. Berikut ini adalah langkah-langkah umum untuk membuat pupuk organik dari sampah dapur:

  • Langkah pertama, sediakan ember atau wadah kompos dengan penutup, cangkul atau pengaduk, dan bahan penutup (misalnya, kain atau plastik).
  • Pilihlah wadah atau ember khusus kompos yang cukup besar dan memiliki penutup. Penutup akan membantu menjaga kelembaban dan mengontrol bau.
  • Kumpulkan sisa-sisa dapur organik seperti kulit buah, sayuran yang sudah tidak terpakai, sisa kopi, daun teh, dan lainnya. Hindari menyertakan sisa-sisa non-organik seperti plastik atau bahan beracun, ya!
  • Setelah itu, potong atau hancurkan sampah organik kecil-kecil. Semakin kecil ukurannya, maka akan semakin cepat proses dekomposisi.
  • Atur lapisan sampah organik secara bergantian antara bahan hijau (seperti sayuran segar) dan bahan coklat (seperti daun kering, potongan kertas, atau lainnya). Bahan hijau mengandung banyak nitrogen, sedangkan bahan coklat mengandung karbon.
  • Pastikan untuk menjaga keseimbangan antara bahan hijau dan bahan coklat. Sebab, terlalu banyak bahan hijau justru akan menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.
  • Pastikan juga kompos tetap lembab, tetapi tidak terlalu basah. Jika terlalu kering, maka bisa ditambahkan air sedikit-sedikit.
  • Aduk atau guncangkan kompos secara teratur untuk mempercepat proses dekomposisi. Eigerian bisa menggunakan cangkul atau pengaduk khusus kompos.
  • Setelah itu, tutup wadah kompos dan biarkan proses dekomposisi berlangsung. Waktu yang dibutuhkan akan tergantung pada kondisi dan ukuran potongan sampah.
  • Setelah beberapa minggu atau bulan, cek kompos yang telah Eigerian buat. Ketika sudah berubah menjadi bahan yang gelap, berbau seperti tanah, dan tidak lagi terlihat seperti sampah, itu artinya kompos tersebut siap digunakan sebagai pupuk organik.
  • Tapi sebelum digunakan, pastikan bahwa kompos sudah sepenuhnya matang. Gunakan pupuk organik ini untuk memberi nutrisi pada tanaman di kebun atau pot.

Baca juga: Tidak Mudah, Ini 4 Faktor Penghambat Daur Ulang Sampah!

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Eigerian bisa membuat pupuk organik dari sampah dapur secara efektif dan membantu mendukung keberlanjutan lingkungan. Mulai sekarang, ayo lebih bijak dalam mengelola sampah. Pastikan Eigerian juga mempertimbangkan untuk mengurangi konsumsi barang-barang sekali pakai dan produk dengan kemasan berlebihan.

Saatnya beralih ke produk-produk ramah lingkungan! Pastikan untuk memilih produk yang tahan lama dan bisa digunakan berulang kali untuk mengurangi limbah, seperti produk dari EIGER. Eigerian bisa mengganti kantong plastik dengan tote bag yang bisa digunakan berulang kali, serta menghindari botol air plastik sekali pakai dan beralih ke tumbler yang bisa diisi ulang. Ada banyak pilihan produk original dengan kualitas terbaik yang tersedia di website resmi EIGER Adventure. Cek sekarang, yuk!

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru