HomeTips & TrickGreen & Healthy5 Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan dan Gejalanya

5 Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan dan Gejalanya

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder merupakan satu isu kesehatan mental yang wajib mendapat perhatian. Bukan hanya karena efeknya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, namun jika dibiarkan hal ini akan semakin parah dan semakin sulit ditangani.

Pernahkah kamu merasa cemas atau gugup karena suatu hal? Well ini wajar karena ada kekhawatiran yang disebabkan karena sesuatu. Tapi ketika perasaan cemas atau gugup ini tidak memiliki pemicu, maka kamu juga patut mewaspadainya karena dalam sebuah artikel di hellosehat.com, ini adalah salah satu gejala dan indikasi kamu mengalami gangguan kecemasan ini.

Untuk mengenalnya lebih jauh, mari coba kita petakan mengenai gejala dan hal yang bisa dilakukan sebagai langkah awal mengatasinya.

Baca Juga : Manfaat Membaca untuk Meningkatkan Kualitas Hidup, Ini Detailnya!

Gejala Gangguan Kecemasan yang Biasa Terjadi

gangguan kecemasan
Sumber : freepik.com (gambar hanya ilustrasi)

Untuk memetakan gejala ini, harus dipahami bahwa setidaknya ada tiga jenis gangguan kecemasan berbeda. Gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, serta gangguan kecemasan umum, yang memiliki gejala yang berbeda-beda.

Gangguan Panik

Biasanya orang yang menderita gangguan panik akan merasa cemas berlebihan secara tiba-tiba dan berulang tanpa alasan yang jelas. Gejala paling umum adalah sebagai berikut :

1. Berkeringat cukup banyak

2. Berdebar-debar atau biasa dikenal dengan palpitasi

3. Merasa sesak di dada, sensasi tersedak, atau nyeri di dada

4. Merasa seperti mengalami serangan jantung

5. Muncul ketakutan

6. Gemetar

7. Merasa seperti tak berdaya

Serangannya bisa terjadi kapan saja, dan memiliki durasi yang berbeda-beda.

Gangguan Kecemasan Sosial

Muncul ketika berada di situasi sosial atau interaksi dengan seseorang atau kelompok. Tak hanya saat berinteraksi secara langsung, namun bisa muncul sebelum dan sesudah pertemuan atau perkumpulan. Beberapa gejalanya adalah :

1. Merasa takut berinteraksi dan menyapa orang lain, terlebih pada orang tak dikenal

2. Tingkat kepercayaan diri yang rendah

3. Menghindari tatapan mata dengan orang lain

4. Takut dikritik

5. Takut dihakimi

6. Merasa malu untuk bepergian keluar rumah atau berada di tempat umum

Ketika mengalami gangguan kecemasan tipe ini, seorang akan benar-benar kehilangan kepercayaan dirinya dan benar-benar tak mau bertemu dengan orang lain. Bahkan untuk sekedar berada di ruang publik, seorang bisa segera merasa lemas dan kehabisan tenaga.

Generalized Anxiety Disorder

Dalam berbagai sumber terkait, generalized anxiety disorder Juga dikenal sebagai gangguan kecemasan umum, membuat penderitanya merasa cemas secara berlebihan dan bertahan cukup lama. Hal paling menonjol adalah overthinking terkait banyak hal di dalam hidupnya.

Gejalanya adalah sebagai berikut :

1. Gemetar dan keringat dingin

2. Otot tegang

3. Mengalami pusing dan sakit kepala

4. Sensitif dan mudah marah

5. Kesulitan tidur di malam hari

6. Dada berdebar

7. Sering merasa lelah atau kehabisan tenaga

8. Sesak napas

9. Intensitas buang air kecil meningkat

10. Nafsu makan menurun atau tidak ada sama sekali

Tidak semua orang akan tampak seperti mengalami gejala kecemasan umum ini, karena sebagian bisa menyembunyikannya dengan baik karena perasaan malu.

Setelah Mengetahui Gejalanya, Mari Kita Lihat ‘Pertolongan Pertama’ yang Bisa Dilakukan

gangguan kecemasan

Dari sekian gejala yang muncul akibat gangguan kecemasan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, oleh kamu atau siapapun yang merasakan gejala tersebut, untuk meringankannya. Memang tidak kemudian berefek instan, tapi setidaknya cara-cara ini bisa membantu mengurangi tingkat keparahan gejala yang muncul dan menjaga kamu bisa tetap fokus untuk beraktivitas.

1. Mengambil Napas Dalam-Dalam

Bernapas dengan tenang, mengambil napas dalam-dalam, dan menghembuskannya perlahan. Lakukan ini beberapa kali untuk menenangkan diri, sekaligus mengembalikan fokus yang kamu butuhkan. Tak perlu buru-buru, lakukan perlahan dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Cara ini bisa membantu tubuh dan saraf lebih rileks, sehingga lebih mudah melewati fase cemas.

2. Hindari Kafein dan Alkohol

Meski cukup populer sebagai ‘obat’ dalam menghadapi gangguan kecemasan, sebenarnya dua hal ini justru dapat memperparah gejala yang muncul. Terlebih jika konsumsi yang dilakukan berlebihan, justru bukan efek rileks yang didapatkan. Ada baiknya kamu menghindari dua zat ini ketika sedang mengalami serangan ini, dan tidak mengkonsumsinya berlebihan.

3. Mengungkapkan Kecemasan

Tidak selalu berarti dengan bercerita kepada orang lain, walau hal ini juga direkomendasikan, mengungkapkan kecemasan bisa dilakukan dengan menulis. Tuliskan saja apa yang kamu rasakan, keluarkan semua yang dipikirkan, dan curahkan dalam selembar kertas. Hal ini dapat meringankan rasa cemas dan panik yang muncul.

4. Fokus pada Apa yang Dikerjakan

Terdengar sangat sulit dan kontradiktif memang, namun fokus pada apa yang sedang kamu kerjakan bisa memberikan efek distraksi dari pikiran negatif atau perasaan cemas. Ketika kamu memilih untuk tetap fokus pada pekerjaan, pikiran dan kecemasan ini mungkin bisa dikesampingkan, dan bahkan terlupakan.

5. Waktu untuk Diri Sendiri

Pernahkah kamu memikirkan tentang waktu untuk diri sendiri? Beraktivitas sendirian, seperti traveling atau melakukan pendakian solo bisa jadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi gejala gangguan kecemasan. Ketenangan bisa kamu dapatkan, sekaligus mendinginkan pikiran dan hati. Alam terbukti jadi tempat terapi yang efektif lho untuk urusan menenangkan kepala dan hati!

Baca Juga : Komunitas Pecinta Alam, Lebih dari Sekedar Kelompok Pendakian Gunung 

Gangguan kecemasan memang bukan hal yang bisa disepelekan. Secara ideal, rekomendasi terbaik adalah dengan menemui dokter atau ahli guna mendapatkan penanganan profesional. Namun jika masih dalam taraf ringan, kelima hal di atas bisa dilakukan.

Mengatasi gangguan kecemasan dengan beraktivitas di alam bisa kamu coba. Tentu saja, dengan dukungan dari peralatan terbaik dari Eiger Adventure, agenda healing yang dilakukan bisa berjalan lebih lancar. Semoga artikel ini berguna, dan dapatkan produk terbaik di laman produk kami!

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru