HomeTips & TrickMountaineeringMemperingati Hari Gunung Internasional, Begini Sejarahnya!

Memperingati Hari Gunung Internasional, Begini Sejarahnya!

Gunung memiliki peran penting sebagai salah satu ekosistem alam dan sumber kehidupan. Di Indonesia, banyak gunung yang menjadi bagian dari wilayah Taman Nasional.

Pasalnya, sebagai negara tropis wilayah Indonesia memiliki banyak kawasan hutan hujan dan pegunungan. Di dalamnya, terdapat rumah bagi banyak spesies satwa endemik yang harus dilindungi.

Selain itu, ada banyak sumber mata air yang berasal dari gunung dan diolah menjadi air minum. Menjaga kelestarian ekosistem gunung merupakan hal yang amat penting demi menjaga kelangsungan hidup dan masa depan.

Dalam rangka mengingat dan melestarikan ekosistem gunung, setiap tanggal 11 Desember diperingati sebagai Hari Gunung Internasional.

Baca Juga: 3 Jalur Pendakian Gunung Burangrang yang Ramah Bagi Pendaki

Sejarah Hari Gunung Internasional

hari gunung internasional
(Foto gunung di Indonesia. Sumber: EIGER Adventure)

Tahukah Eigerian? Hari Gunung Internasional ditetapkan setiap tanggal 11 Desember oleh PBB. Gagasan ini lahir pada tahun 1992. Saat itu, PBB mengikuti agenda tentang lingkungan hidup dan pembangunan.

Pada tahun 2022, sidang umum PBB menetapkan tahun tersebut sebagai tahun pegunungan internasional karena melihat semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pegunungan.

Kemudian, sejak tahun 2003, setiap tanggal 11 Desember resmi diperingati sebagai Hari Gunung Internasional. Menariknya, setiap tahun peringatan hari gunung ini memiliki tema yang berbeda.

Mengutip dari situs Food and Agriculture Organization United Nations (FAO), PBB bertekad menciptakan kesadaran tentang pentingnya gunung bagi kehidupan manusia.

Diperingatinya Hari Gunung Internasional bertujuan untuk menyoroti peluang dan kendala dalam pengembangan gunung untuk membawa perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat pegunungan di seluruh dunia.

Ditetapkannya tema-tema yang berbeda bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata berkelanjutan kepada masyarakat.

Hal tersebut juga tak lepas dari sektor pariwisata yang menyumbang sekitar 15-20% wisata global nih, Eigerian.

Baca Juga: 4 Prinsip FITT Ini Wajib Dilakukan Selama Latihan Fisik Sebelum Mendaki

Tema Hari Gunung Internasional 2022

pendakian gunung wanita
(Foto pendakian gunung wanita. Sumber: EIGER Adventure)

Setiap tahunnya, Hari Gunung Internasional diperingati dengan tema yang berbeda. Pada tahun ini, Hari Gunung Internasional diperingati dengan tema “Women Move Mountains”.

Melansir dari FAO, perempuan memainkan peran penting dalam perlindungan lingkungan dan pembangunan sosial di daerah pegunungan.

Para wanita hebat ini banyak berperan sebagai pengelola sumber daya gunung, penjaga hutan, penjaga pengetahuan adat dan budaya, serta menjadi ahli pengobatan tradisional.

Iklim yang terus berubah dan kurangnya investasi dalam pembangunan desa mendorong banyak laki-laki yang bermigrasi ke tempat lain untuk mencari pekerjaan.

Alhasil, banyak perempuan yang mengambil banyak tugas yang sebelumnya dijalankan oleh laki-laki. Sayangnya, para perempuan hebat ini jarang mendapat perhatian.

Sebagai petani, pedagang, pengusaha wanita, pengrajin, dan tokoh masyarakat, perempuan yang tinggal di daerah pedesaan memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan. 

Ketika perempuan pedesaan memiliki akses ke sumber daya, layanan, dan kesempatan yang setara, mereka bisa menjadi kekuatan untuk mengentaskan kemiskinan, kekurangan gizi, serta aktif dalam pengembangan ekonomi lokal.

Tema tersebut dipilih dengan harapan agar Hari Gunung Internasional 2022 ini menjadi momentum membangun kesadaran tentang perlunya pemberdayaan perempuan pedesaan.

Meski begitu, setiap negara, komunitas, dan organisasi dapat merayakan Hari Gunung Internasional dengan tema yang lebih relevan sesuai kepentingan masing-masing.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Simpul Mati yang Bikin Tenda Kokoh

Manfaat Gunung Bagi Kehidupan

Gunung Rinjani
(Foto Gunung Rinjani. Sumber: EIGER Adventure)

Peringatan Hari Gunung Internasional mengingatkan kita betapa pentingnya manfaat gunung bagi kehidupan semua makhluk hidup.

1. Gunung Menyediakan Sumber Air Bersih

Gunung dan pegunungan memiliki peran penting dalam menyimpan air bersih bagi kehidupan. Sebanyak 60-80% air tawar dunia tersimpan di daerah pegunungan.

Menurut UNO, hampir satu miliar orang tinggal di daerah pegunungan. Selain itu, lebih dari setengah populasi manusia juga bergantung pada sumber air pegunungan.

Sumber air pegunungan juga penting sebagai sumber pembangkit listrik di beberapa desa yang berlokasi di kaki gunung.

Jika Eigerian suka mendaki gunung, keberadaan mata air akan terasa sangat penting. Pasalnya, sebagian sumber air bersih di gunung dapat langsung dikonsumsi.

2. Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Tinggi

Hutan-hutan pegunungan dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. terlebih lagi, daerah pegunungan di Indonesia didominasi hutan hujan tropis yang hijau sepanjang tahun.

Sebagian wilayah pegunungan juga ditetapkan sebagai hutan lindung dan berstatus sebagai taman nasional.

Contohnya Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Taman Nasional Gunung Rinjani, dan lainnya.

3. Gunung Sebagai Tempat Wisata

Sebagai destinasi wisata, gunung menarik sekitar 15-20% dari pariwisata global dan menjadi wilayah yang kaya budaya, pengetahuan, dan warisan penting bagi kehidupan.

Setiap gunung di Indonesia memiliki cerita, tradisi masyarakat lokal, dan daya tarik wisata yang unik. 

Tak hanya untuk pendakian, kita juga bisa menjelajahi hutan, bermain rafting, berkemah, hingga mengamati kehidupan masyarakat lokal sebagai bagian dari atraksi wisata.

Baca Juga: 5 Gunung Tertinggi Di Indonesia yang Wajib Masuk Wishlist

4. Objek Edukasi dan Penelitian

Gunung menjadi lab alami yang banyak digunakan sebagai sarana edukasi dan penelitian. Ada banyak hal yang bisa dipelajari di gunung, mulai dari kekayaan alam, aktivitas vulkanik, hingga kehidupan masyarakatnya.

Sebagai tempat belajar dan menggali ilmu pengetahuan, kelestarian wilayah pegunungan sangat penting untuk terus dijaga.

5. Gunung Berperan Penting Bagi Masyarakat Adat

Banyak daerah di Indonesia yang ditempati oleh komunitas adat, terutama di wilayah pegunungan. Misalnya saja masyarakat Suku Baduy Dalam yang tinggal di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Banten.

Masyarakat pegunungan telah mengembangkan sistem penggunaan lahan yang luar biasa dan selaras dengan alam. Mulai dari kemampuan membaca cuaca, membuka lahan, bercocok tanam, hingga melindungi hutan dengan hukum adat setempat.

Sebagai upaya memperingati Hari Gunung Internasional, kita bisa ikut berkontribusi dengan melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan.

Jika berencana mendaki gunung, pastikan kita membawa turun kembali sampah yang kita hasilkan dan tidak merusak atau mengganggu flora dan fauna yang ada.

Sebagai wisatawan yang bertanggung jawab, kita juga perlu menjunjung tinggi tradisi masyarakat setempat sebagai tuan rumah.

Selain itu, Eigerian juga bisa menyiapkan dan menggunakan perlengkapan pendakian gunung terbaik dari EIGER, seperti jaket, sepatu gunung, sleeping bag, matras, tenda, sarung tangan, dan lainnya.

Eigerian bisa menemukan dan membeli perlengkapan mendaki gunung melalui situs website EIGER Adventure Official.

Proses belanja online di situs web EIGER sangat mudah dan nyaman. Didukung dengan berbagai metode pembayaran, seperti paylater, bank transfer, hingga COD. Dapatkan juga harga terbaik dan promo menarik untuk berbagai barang pilihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments