HomeEditor PickTentang Perjalanan ke Celebes: "Selamat Datang di Sulawesi!"

Tentang Perjalanan ke Celebes: “Selamat Datang di Sulawesi!”

Di tengah semangat petualangan yang membara, walau melalui perjalanan berliku pada langkah pertamaku untuk menuju Sulawesi, namun perjalanan ini menjadi sebuah kisah yang penuh warna dan penuh keseruan tentunya. Ini aku, Salini Rengganis, menuliskan catatan tentang perjalanan yang aku lakukan bersama tim EIGER Adventure dan TORAJAMELO ke Sulawesi dalam program “Suara Dari Sulawesi”. Selamat membaca, ya!

Tentang Perjalanan Ini Dimulai di Jakarta, 10 Desember 2023

Situasi Bandara Soekarno Hatta dalam perjalanan menuju ke Sulawesi

Setelah kurang lebih 2 bulan lamanya kami mempersiapkan perjalanan ini, akhirnya kami putuskan untuk mendatangi 4 wilayah di Sulawesi. Kalumpang, sebuah kecamatan di Mamuju, Sulawesi Barat. Lalu Mamasa, sebuah kabupaten di Sulawesi Barat. Kemudian ke Toraja di Sulawesi Selatan. Dan perjalanan kami akan berakhir di Rongkong, Sulawesi Selatan.

Sebelum aku lanjutkan cerita tentang perjalanan ke Sulawesi ini, ada alasan dibalik pemilihan empat wilayah tersebut. Ya! Keempat wilayah tersebut kami pilih karena tujuan utama kami ingin mendalami pembuatan kain tenun khas Sulawesi. Dan TORAJAMELO, yang sudah bekerjasama dengan banyak sekali penenun di Indonesia, menyarankan kami untuk mengunjungi 4 wilayah tersebut.

Selama mempersiapkan perjalanan ini, satu ketakutan kami. Longsor! Katanya curah hujan di Sulawesi, khususnya di wilayah yang akan kami datangi sedang cukup tinggi. Alhasil perlengkapan yang dibawa pun harus lebih banyak, meskipun tidak sebanyak saat mendaki gunung. 

Perjalanan kami dimulai dari kota masing-masing. Aku dari Pacitan, Jawa Timur, tim EIGER dari Bandung dan tim TORAJAMELO dari Jakarta. Oh! Ada juga salah satu tim TORAJAMELO yang sudah tiba di Sulawesi terlebih dahulu. Total ada 9 orang dalam perjalanan ini.

Kami semua bertemu di Jakarta dan melanjutkan penerbangan ke Makassar dan Mamuju. Total perjalanan kurang lebih memakan waktu 3 jam, sudah dengan transit di Makassar selama 1.5 jam. Memang agak sulit mendapatkan tiket penerbangan ke Mamuju, karena jadwal penerbangan yang minim. Hanya 1x penerbangan per hari dari Makassar menuju Mamuju. Untung saja kami dapat!

Transit di Makassar

Ketika transit di Makassar, kami sempat main tebak-tebakan. Kira-kira, pesawat menuju Mamuju nanti pesawat baling-baling atau pesawat airbus ya? Mengingat jarak yang cukup pendek dan lokasi yang cukup terpencil, kami semua berpikir pasti pesawat baling-baling. Eh, rupanya pesawat tujuan Mamuju menggunakan pesawat airbus, pesawat besar!

Setelah mendarat, baru kami tahu bahwa Bandara Tampa Padang, Mamuju baru diresmikan 3 hari sebelum kami mendarat. Oh…pantas saja penerbangan ini ramai. Namanya juga bandara yang baru diresmikan 3 hari. Bandara ini masih dalam proses pembangunan. Conveyor di bandara untuk mengambil bagasi pun baru ada 1.

Sampai Mamuju, Perjalanan Ini Ternyata Belum Berakhir!

Tentang Perjalanan ke Sulawesi ketika Tiba di Bandara Tampa Padang - Sulawesi

Setibanya di bandara Tampa Padang, kami disambut oleh Ibu Dinny. Iya, beliau ini yang tadi aku bilang sebagai Tim TORAJAMELO yang sudah tiba lebih dulu di Sulawesi. Eh, tapi beliau bukan sembarang tim loh! Beliau ini sebenarnya founder dan komisaris TORAJAMELO. Hebat ya, masih mau ikut turun ke lapangan!

Bu Dinny dengan 3 supir dan 3 mobil berukuran besar pun siap mengantar kami ke Desa Hinua. Jaraknya hanya 50 km dari bandara. Kurang lebih 1.5 jam perjalanan.

Sepanjang perjalanan, sulit sekali menemukan minimarket. Kami hanya menemukan 1 minimarket, itu pun lokasinya masih dekat bandara. Yang kami lihat hanya hutan, pedesaan, hutan dan pedesaan. 

Medan yang kami lewati sebagian besar memang sudah beraspal. Mulus…Tapi masih ada beberapa titik yang jalanannya masih batuan dan tanah. Karena lagi sering hujan, jalanan pun jadi becek. Inilah alasannya kenapa Bu Dinny memesan mobil besar.

Perjalanan menuju Desa Hinua cukup berkelok. Berhasil membuat kami sedikit mual dan memutuskan untuk tidur.

Ada satu momen yang menurut kami cukup menegangkan, dimana kami harus melewati jembatan kayu. Kondisinya memang masih layak untuk dilewati kendaraan. Namun rasanya, sudah lama tidak melihat jembatan seperti ini di Bandung atau Jakarta.

Baca Juga: Melakukan Perjalanan Jarak Jauh? Ini Tips Agar Mudah Tidur Selama Perjalanan!

Tentang Perjalanan Sesampainya di Desa Hinua, 10 Desember 2023

Akhirnya, tibalah kami di Desa Hinua.

Kami bertemu dengan Ibu Kristin. Beliau merupakan ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara atau AMAN di kawasan Desa Hinua. Beliau lah yang mempersiapkan kedatangan kami di rumahnya, bersama dengan ibu-ibu warga setempat.

Pa'piong, makanan tradisional Toraja - Sulawesi.

Ibu Kristin tahu betul bahwa kami sudah kelaparan. Maklum, perjalanan panjang dari pagi sampai sore. Kami disajikan berbagai lauk pauk, mulai dari ikan, ayam, sayur, dan cemilan khas desa setempat.

Ada satu makanan yang menarik perhatianku. Namanya…duh aku lupa! Yang pasti bentuknya mirip mochi. Terbuat dari tepung kanji, dibalut dengan tepung. Teksturnya lembut dan chewy. Tapi setelah digigit, ternyata isinya gula merah. Seperti klepon. Sayang, aku tak sempat foto, tapi rasanya enak sekali!

Malam ini kami akan menginap di rumah Ibu Kristin. Rumah yang sederhana namun kami yakin penuh cerita. Di depan rumahnya terdapat toko kecil yang menjual hasil karya penenun desa setempat. Belum banyak yang kami bahas dengan Bu Kristin karena malam sudah mulai larut.

Setelah menempuh perjalanan jalur darat dan udara hampir seharian, kami pun beristirahat dan mempersiapkan diri untuk hari berikutnya. Nanti aku lanjutkan lagi cerita tentang perjalanan ke Sulawesi yang aku dan tim lakukan, ya! Oh iya, video tentang perjalananku ini juga sudah bisa kalian saksikan di youtube lho…Selamat menyaksikan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia on Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru