HomeTips & TrickGreen & Healthy5 Tips Decluttering, Lifestyle Zaman Now yang Sangat Bermanfaat

5 Tips Decluttering, Lifestyle Zaman Now yang Sangat Bermanfaat

Selain tidak enak dipandang, tumpukan barang yang sudah tidak terpakai juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, terutama kesehatan mental, lho. Jika saat ini kondisi rumah sedang berantakan oleh barang yang sudah tidak terpakai, mungkin saatnya melakukan decluttering. Dalam gaya hidup minimalis, kita mengenal istilah decluttering, atau bisa juga disebut sebagai kegiatan bersih-bersih. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menyingkirkan benda-benda yang tidak digunakan. Hal ini tentu saja bisa membantu menciptakan keadaan rumah menjadi lebih rapi, sehingga lebih enak dipandang dan nyaman untuk ditempati.

Kenapa decluttering perlu dilakukan? Alasan utamanya, tidak lain adalah karena ada banyak dampak buruk jika rumah dibiarkan berantakan. Berikut ini dampak buruk yang mengintai jika rumah yang kita tempati tampak berantakan dan dipenuhi dengan barang-barang tidak terpakai:

  • Pikiran menjadi kacau atau bingung, karena lingkungan dapat memengaruhi kondisi mental. Misalnya ruangan yang berantakan mencerminkan pikiran kita yang berantakan dan sebaliknya.
  • Pikiran yang kacau juga akan membuat kita mudah stres. Coba bayangkan, ketika pakaian kotor di sofa misalnya, koran berserakan di lantai, dan minuman yang tumpah di atas meja, kita tentu akan menjadi sangat stres.
  • Rumah yang berantakan juga dapat meningkatkan kemungkinan kecelakaan. Misalnya kita tersandung dan jatuh karena barang-barang yang berserakan.
  • Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang tinggal di lingkungan berantakan cenderung membuat orang makan berlebihan.
  • Tinggal atau bekerja di lingkungan yang berantakan dan tidak teratur juga bisa membuat orang merasa lelah dan tidak bahagia. 
  • Ruangan yang berantakan membuat kita akan terganggu oleh rangsangan acak dari lingkungan dan berjuang untuk menafsirkan ekspresi dan emosi orang-orang di sekitarnya.

Decluttering, Solusi Gaya Hidup Minimalis Terbaik

decluttering

Pada dasarnya, decluttering memiliki arti suatu cara atau kegiatan untuk menyingkirkan barang yang tidak digunakan, sehingga hanya menyimpan barang-barang yang memang dibutuhkan sehari-hari. Jadi, kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan beres-beres saja. Namun, lebih dari itu kita pun harus pandai menyortir barang-barang yang kita miliki. Dalam hal ini, kita harus bisa mengatur barang mana yang akan disimpan, digunakan, hingga dibuang karena sudah tidak digunakan dan dibutuhkan lagi.

Namun, jika barang yang tidak digunakan dan tidak dibutuhkan itu masih layak untuk dipakai, sebaiknya kita donasikan saja kepada yang membutuhkan daripada dibuang. Pada intinya, kegiatan bersih-bersih ini merupakan kegiatan mengatur barang yang tidak hanya dilakukan di beberapa bagian ruangan rumah saja. Tapi juga berlaku di hampir seluruh bagian isi ruangan rumah. Sehingga, pastikan kita memiliki banyak waktu untuk melakukan kegiatan yang satu ini! 

Bagaimana Cara Memulai Decluttering? 

decluttering
Sumber: Freepik

Supaya semakin mudah dalam melakukan kegiatan bersih-bersih ini, kita bisa menggunakan beberapa cara kerja seperti di bawah ini. Meskipun dengan metode berbeda, setidaknya inilah beberapa langkah dalam memulai decluttering secara umum yang bisa diikuti sebagai pemula:

1. Coba Mulai dari Bagian Ruangan Terdalam

Setiap ruangan biasanya memiliki bagian terdalamnya masing-masing. Misalnya saat membersihkan kamar tidur, sebaiknya kita memulainya dari area lemari pakaian atau rak-rak penyimpanan. Selanjutnya, kita bisa melanjutkan ke area lain yang lebih mudah dijangkau pandangan.

2. Rapikan Ruang secara Berkala

Jika jarang dilakukan, mungkin sebabnya adalah karena decluttering adalah aktivitas yang sangat menguras tenaga. Maka dari itu, biasakan untuk selalu merapikan ruang secara berkala sehingga saat proses bersih-bersih pun bisa selesai lebih cepat.

3. Berikan Ruang Penyimpanan untuk Setiap Barang

Supaya tidak terlihat berantakan, kita bisa memanfaatkan aneka jenis tempat penyimpanan untuk menaruh barang-barang di rumah. Khusus benda penting, sebaiknya kita menyediakan storage permanen seperti lemari untuk pakaian atau kabinet penyimpanan alat-alat memasak.

4. Letakkan Barang Sesuai Jenisnya

Setelah rak-rak penyimpanan sudah siap, saatnya untuk menempatkan setiap benda sesuai kategorinya! Pastikan kita mengelompokkan setiap benda dan letakkan di satu tempat yang sama. Selain lebih rapi, kita pun tidak akan kesusahan saat ingin menemukannya.

5. Buang Barang yang Sudah Tidak Terpakai

Tips decluttering yang paling penting adalah berani untuk membuang benda yang memang sudah tidak lagi digunakan dan sudah tidak bisa didonasikan. Misalnya seperti baju semasa kecil yang sudah rusak, hingga alat elektronik usang yang tidak lagi menyala.

Menerapkan beberapa tips decluttering akan sangat membantu kita untuk merapikan rumah dengan cara yang cukup sederhana dan mudah dilakukan sehari-harinya. Jika dikerjakan secara konsisten, maka kita akan merasakan kedamaian karena merasa lebih bersih dan bebas dari tumpukan barang yang tidak berguna.

Baca juga: 9 Cara Mengurangi Food Waste yang Wajib Dipraktikkan

Apa saja Manfaat Decluttering

decluttering
Sumber: Freepik

Saat berhasil melakukan bersih-bersih, kita akan mendapatkan sejumlah manfaat yang luar biasa. Salah satunya adalah kita bisa ikut andil dalam program ramah lingkungan. Perlu diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan manusia setiap hari berhasil memunculkan jejak karbon, berupa emisi gas rumah kaca. Semakin tinggi emisi gas ini, maka akan semakin berbahaya bagi bumi karena memicu terjadinya pemanasan global menjadi lebih parah.

Maka dari itu, ketika kita hanya mengkonsumsi sedikit barang di dalam rumah, maka itu artinya kita sudah turut serta dalam mengatasi efek rumah kaca. Tanpa sadar, kita sudah tidak lagi merusak bumi yang semakin hari sudah semakin panas. Supaya barang-barang tidak berguna tidak semakin menumpuk, kita perlu membatasi gaya hidup konsumtif atau menghilangkannya. Pasalnya, gaya hidup inilah yang membuat banyak barang menumpuk di rumah kita sendiri.

Manfaat lain dari decluttering adalah membuat kita menjadi pribadi yang hemat setiap hari. Pasalnya, gaya hidup konsumtif di mana kita membeli segala jenis barang padahal tidak dibutuhkan akan memakan banyak uang setiap hari. Gaya hidup minimalis bisa menjadi solusi untuk kita yang ingin bebas dari gaya hidup konsumtif atau mewah. Jadi, saat belanja, prioritaskan beberapa barang yang paling penting terlebih dahulu, ya! Melalui gaya hidup ini, kita bisa fokus membeli barang-barang yang benar-benar dibutuhkan untuk bisa menjalani hidup. 

Hal ini juga erat kaitannya dengan gaya hidup zero waste, lho. Nah, berikut ini ada beberapa tips gaya hidup zero waste ala EIGER FRIENDS Siska Nirmala yang menarik untuk dipraktikkan. Kata Siska Nirmala, kita tidak perlu terburu-buru ingin bisa zero waste sepenuhnya. Justru kita perlu melakukannya dari hal yang termudah, bertahap, tapi konsisten. Di level awal, kita bisa melakukan beberapa hal ini:

1. Tolak Air Minum Kemasan

Tahap paling pertama yang bisa kita coba untuk memulai gaya hidup zero waste adalah menolak air minum dalam kemasan (AMDK) baik minuman botol plastik maupun  kaleng. Rasanya hampir tidak ada orang yang tidak suka dengan minuman-minuman berwarna, berasa, dan menyegarkan. Namun, jika kota bertekad ingin mengurangi produksi sampah, maka mulailah dari menghentikan produksi sampah botol yang biasanya kita buang. Sebagai gantinya, kita bisa membawa botol minum sendiri sejenis eco bottle atau tumbler (reusable bottle). Dengan membawa botol minum sendiri kemana pun kita pergi, maka otomatis kita tidak akan membuang sampah botol lagi. 

2. Tolak Kantong Plastik

Jika kita sudah berhasil menolak AMDK dan selalu membawa botol minum sendiri, kita akan lebih siap di tahap selanjutnya yaitu menolak kantong plastik. Biasakan untuk membawa kantong belanja dari kain atau tote bag. Setiap kali belanja di mana pun, tolak kantong plastik dari tukang dagang dan masukkan belanjaan kita ke dalam kantong yang sudah kita bawa, ya! Lakukan hal itu setiap hari, setiap kali kita berbelanja apa pun, sampai kita terbiasa. Lama kelamaan, kita akan sadar jumlah kantong plastik di rumah tidak bertambah.

3. Wadah Makanan (Misting)

Tips selanjutnya, selalu selipkan wadah makanan kosong dalam tas, ke mana pun kita pergi. Ketika tiba-tiba ingin jajan atau membeli makanan di pinggir jalan atau di mana pun, tidak usah dibungkus menggunakan kantong plastik, tapi pakai wadah yang kita bawa. Praktis dan tidak menghasilkan sampah! Jika kebetulan kita sedang tidak membawa wadah makanan, sebaiknya kita memilih makan di tempat. 

4. Tolak Semua Alat Makan Plastik

Sendok plastik, garpu plastik, gelas plastik, sedotan plastik, hingga sumpit sekali pakai, semuanya perlu kita hindari. Sebaiknya kita memilih alat makan reusable yang bisa kita pakai berulang-ulang. Sendok dan garpu stainless steel, gelas kaca, sedotan bambu atau stainless, hingga sumpit yang reusable. Jika rumah makan atau restoran yang kita datangi tidak menyediakan alat-alat itu, inilah pentingnya untuk selalu mempersiapkan diri dengan alat makan pribadi. Dengan membawa alat makan pribadi, maka kita bisa menghindari semua alat makan plastik yang berpotensi sampah.

Baca juga: Ini Dia 5 Tips Menghadapi Tantangan Zero Waste Saat Ramadan

Berbagai produk untuk mendukung kita dalam menerapkan zero waste, percayakan saja pada Eiger. Mulai dari tote bag, tumbler, peralatan makan, semuanya bisa kita dapatkan dengan cara belanja online di website Eiger Adventure Official. Bahkan, Eiger juga mengeluarkan beberapa produk ramah lingkungan, lho! Segera miliki salah satunya, yuk!

Newsletter

Mau jadi yang pertama tau update tentang Eiger Adventure? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments