HomeTips & TrickGreen & HealthyManfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Bisa Redakan Stres Lho!

Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Bisa Redakan Stres Lho!

Kebanyakan, kebiasaan menulis di buku diary saat remaja justru ditinggalkan setelah menginjak usia dewasa. Padahal, aktivitas yang dikenal dengan istilah journaling itu sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan mental, lho.

Mengutip laman University of Rochester Medical Center, journaling merupakan sebuah kegiatan di mana seseorang menulis sesuatu yang tidak memiliki batasan tema ataupun topik. Bisa tentang perasaan, ide, pikiran, pengalaman yang telah didapatkan seharian, atau apapun. 

Meskipun bagi sebagian orang mungkin terlihat seperti kegiatan biasa, tapi journaling bisa jadi salah satu cara untuk mengekspresikan diri. Ada banyak jenis jurnal yang bisa ditemukan, mulai dari doodle journal, gratitude journal hingga bullet journal, dan semuanya punya tujuan yang sama.

Bahkan journaling bisa juga digunakan sebagai terapi untuk kesehatan mental. Apa saja manfaat yang bisa kita peroleh dari kegiatan journaling

Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental

journaling

Ternyata ada banyak sekali manfaat untuk kesehatan mental yang bisa didapatkan dari rutin melakukan journaling. Mulai dari mengoptimalkan fungsi otak, hingga dapat memperbaiki suasana hati. Berikut ini adalah beberapa dampak positif menulis bagi kesehatan mental:

1. Kontrol emosi lebih baik

Dengan menulis, kita bisa mengontrol emosi secara lebih baik. Menulis catatan dipercaya dapat menjadi medium untuk pelepasan emosi negatif, dan membuat seseorang menjadi lebih stabil tentang perspektifnya terhadap sesuatu.

Saat sedang menulis, otak kanan akan bekerja, sehingga membuat fungsi dan kesehatannya terjaga. Berdasarkan sebuah riset, otak kanan akan memainkan peran penting dalam kontrol emosi, seperti rasa takut dan cemas.

2. Bantu meredakan stres

Stres yang berlebihan tidak hanya berdampak buruk pada mental saja, tapi juga pada kesehatan fisik. Maka untuk meredakannya, kita bisa memulai melakukan journaling. Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Cambridge University, menulis selama 15 hingga 20 menit secara rutin tentang ekspresi dan perasaan yang sedang dialami bisa membuatmu lebih mudah mengontrol stres.

Aktivitas menulis tersebut dapat membantu kita untuk meningkatkan kontrol emosi dalam diri sendiri. Sehingga, stres yang muncul bisa mereda seiring dengan berjalannya waktu.

3. Bantu perbaiki suasana hati

Saat sedang merasa murung atau tidak semangat melakukan sesuatu, kita bisa mencoba untuk meluapkannya ke dalam tulisan. Hal ini akan membantu kita untuk memperbaiki mood atau suasana hati. Mengutip laman PsychCentral, menulis catatan adalah solusi yang bisa dilakukan ketika sedang memiliki mood yang campur aduk, galau, atau bahkan jika kita sedang bingung dengan perasaan yang sedang kita rasakan sendiri saat ini.

4. Mengoptimalkan fungsi otak

Selain meredakan stres, melakukan journaling secara rutin juga bisa membantu mengoptimalkan fungsi otak. Mengutip laman Intermountain Healthcare, aktivitas menulis dapat mempertajam daya ingat dan pemahaman terhadap sesuatu. Maka secara tidak langsung, hal tersebut akan berdampak positif pada proses kognitif yang terjadi di otak.

5. Mengasah kreativitas

Saat menulis, kita bisa memilih apa saja yang ingin dituliskan dan bagaimana menuliskannya. Kita bisa memasukkan warna untuk menandakan setiap emosi yang dirasakan, atau untuk menandakan suatu kejadian tertentu. Misalnya, kita bisa menggunakan warna biru untuk menulis apa yang dirasakan di rumah, lalu warna hijau untuk di tempat kerja, dan lain sebagainya.

Selain warna, kita juga bisa menambahkan gambar di setiap tulisan, jika memang dapat membantu untuk lebih leluasa mencurahkan perasaan. Itu artinya, dalam menulis dan menggambar apa pun di dalam jurnal pada akhirnya akan semakin mengasah kreativitas kita.

6. Menentukan target

Manfaat journaling lainnya adalah kita bisa menentukan target, baik dalam hidup maupun pekerjaan. Kita bisa membiasakan diri untuk menuliskan apa saja yang diinginkan, mengapa kita menginginkannya, dan bagaimana cara mencapainya. Nah, menuliskan semua hal tersebut ternyata dapat membantu kita untuk menentukan apa yang benar-benar kita inginkan dan kemungkinan lainnya, terutama dari segi karier.

Pada saat menentukan target, kita dapat melihat kembali apa yang sudah dicapai, dan apa saja yang bisa diperbaiki nantinya. Dengan begitu, kita bisa memberi ruang bagi diri sendiri untuk terus menjadi lebih baik, dan memperbesar peluang untuk berkembang dalam hal karier atau lainnya. 

7. Membantu memecahkan masalah

Jika sedang memiliki masalah yang menyita pikiran, tidak ada salahnya jika kita memulai kegiatan journaling. Biasanya, manusia akan berpikir menggunakan otak kiri untuk mencari solusi dari sebuah masalah. Namun, saat melakukan journaling, otak kanan lah yang akan bekerja. Berbeda dengan otak kiri, otak kanan akan memainkan peran penting dalam hal kreativitas dan intuisi. Jadi, hal tersebut bisa memberi peluang munculnya solusi tak terduga dari masalah yang belum terpecahkan.

8. Peka terhadap diri sendiri dan lingkungan

Menulis jurnal secara rutin juga bisa membuat kita memiliki sudut pandang baru atas sebuah situasi. Dalam kehidupan nyata, kita mungkin akan menjadi lebih mudah dalam memahami perspektif orang lain. Hal ini dapat membantu mempercepat penyelesaian konflik. Selain itu, dengan menulis sesering mungkin, kita juga akan mengetahui apa yang membuat diri kita bahagia dan percaya diri. Tentu saja, hal itu akan berdampak positif pada kesehatan mental dan kontrol emosi kita.

Baca juga: 7 Manfaat Menulis bagi Kesehatan Mental yang Jarang Diketahui

Tips dan Cara Memulai Journaling

journaling
Sumber: Freepik

Meskipun terlihat sederhana, tapi nyatanya tidak semua orang bisa melakukan journaling dengan mudah. Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk memulai aktivitas journaling:

  • Cobalah menulis setiap hari secara konsisten. Tidak butuh waktu yang lama, tapi kita bisa meluangkan beberapa menit saja untuk melakukan aktivitas tersebut
  • Journaling juga dapat dilakukan kapan saja, terutama saat kita sedang mengalami ketidakstabilan emosi. Tentunya, menulis akan menjadi cara yang paling aman untuk meluapkan emosi itu. 
  • Siapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti bolpoin, buku, atau selembar kertas. Selain menulis manual, kita juga bisa menulis di aplikasi note pada smartphone. 
  • Tulis apa saja yang ingin ditulis, dan jangan pedulikan struktur penulisannya. Biarkan kata-kata yang tertulis mengalir begitu saja sesuai dengan ide dan perasaanmu
  • Jangan takut atau khawatir tentang salah ejaan, karena journaling adalah tentang menulis bebas
  • Tidak perlu menceritakan apa yang  telah ditulis kepada siapa pun, kecuali jika kita ingin berbagi pikiran bersama kerabat, teman, atau orang terpercaya

Nah, itulah beberapa manfaat journaling untuk kesehatan mental beserta cara atau tips dalam melakukannya. Yuk, jadikan journaling sebagai kebiasaan rutin setiap hari agar kita benar-benar merasakan manfaatnya. Kita bisa memilih waktu menulis yang baik dan berkomitmen untuk menulis pada waktu yang sudah ditentukan tersebut.

Baca juga: Apa Sih Manfaat Yoga Bagi Kesehatan Fisik dan Mental?

Pengungkapan setiap emosi dalam bentuk tulisan lewat journaling tentu akan semakin baik saat kita menemukan tempat yang menginspirasi untuk menulis. Menulis di tempat-tempat yang berbeda, entah itu di taman, balkon rumah, di tepi danau, atau tempat menarik lainnya bisa mendatangkan inspirasi tersendiri, lho.

Jangan lupa siapkan tumbler berisi minuman favorit! Dijamin, kegiatan journaling akan menjadi lebih menyenangkan. Kalau butuh beli tumbler baru, Eiger punya koleksi terbaru yang nggak boleh dilewatkan. Langsung cek di Eiger Adventure Website, deh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments