HomeTips & TrickLifestyle9 Cara Menghemat Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

9 Cara Menghemat Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

Apakah Eigerian sudah tahu, bagaimana cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari?

Listrik termasuk dalam kebutuhan penting bagi manusia. Energi yang satu ini diperlukan untuk menunjang berbagai aktivitas.

Hingga saat ini, konsumsi energi listrik masyarakat Tanah Air sangatlah besar. Namun sayangnya, listrik terancam habis di masa mendatang karena cadangan batu bara Indonesia kian menipis.

Maka dari itu, kita sebaiknya menggunakan listrik secukupnya. Tidak hanya untuk menghemat biaya, konsumsi listrik yang bijak juga berdampak positif terhadap lingkungan.

Pasalnya, menghemat konsumsi listrik dapat mengurangi dampak polusi penyebab kerusakan lingkungan.

Baca Juga: Hindari Tas Plastik, Pakai Tas Belanja Ramah Lingkungan Saja!

Cara Menghemat Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

cara menghemat listrik
(Foto lampu. Sumber: Pexels.com)

Lantas, bagaimana cara menghemat listrik yang bisa kita lakukan? Berikut cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari.

1. Matikan Alat Elektronik Bila Tak Digunakan

Salah satu cara menghemat listrik yang sangat mudah untuk dilakukan, yakni mematikan alat elektronik ketika sudah tak digunakan.

Sebaiknya, matikanlah TV, lampu, atau AC setelah selesai digunakan. Jangan membuang-buang energi alat elektronik yang tidak terpakai.

2. Gunakan Air dengan Bijak

Cara menghemat listrik selanjutnya yang bisa kita lakukan, yaitu dengan menggunakan air sebijak mungkin.

Ketika menggunakan air untuk memasak atau pun mandi, janganlah berlebihan. Cukup gunakan seperlunya.

Dengan menghemat penggunaan air, kita juga bisa menghemat listrik. Jadi, hindari untuk membuang-buang air yang tidak perlu. Ingatlah bahwa masih banyak daerah lain yang mungkin mengalami kesulitan air bersih.

3. Pilih Lampu Hemat Energi

Selain mematikan lampu ketika tidak digunakan, cara menghemat listrik lainnya yang bisa kita lakukan adalah dengan memilih lampu hemat energi.

Saat ini, sudah ada banyak merek lampu hemat energi yang bisa mengurangi penggunaan listrik. Jadi, kita dapat menghemat listrik secara otomatis.

Lampu hemat energi yang dapat kita pilih untuk mengurangi biaya listrik adalah lampu LED. Lampu LED diketahui mampu mengurangi penggunaan energi hingga 80%.

Selain hemat listrik, lampu LED lebih sehat digunakan karena tak mengandung bahan merkuri. Lampu LED juga dinilai lebih awet sehingga dapat kita gunakan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Langkah Awal Menerapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

4. Manfaatkan Cahaya Alami

manfaatkan cahaya alami
(Foto menjemur kaos kaki. Sumber: Pexels.com)

Cara lain yang dapat kita lakukan untuk menghemat listrik, yaitu dengan memanfaatkan cahaya alami.

Cahaya alami yang dimaksud ialah sinar matahari. Dalam hal ini, kita dapat memanfaatkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian. Jadi, bisa mengurangi penggunaan mesin pengering pakaian sehingga lebih hemat listrik.

Cahaya alami yang ada juga dapat kita gunakan sebagai penerangan di siang hari. Lampu-lampu yang terdapat dalam ruangan pun bisa dimatikan karena bisa memanfaatkan pencahayaan alami.

5. Hindari Mengisi Daya Ponsel Semalaman

Langkah mudah berikutnya yang dapat kita terapkan untuk menghemat penggunaan listrik, yaitu dengan menghindari pengisian daya smartphone semalaman.

Ketika mengisi daya ponsel dari larut malam hingga pagi, tagihan listrik bisa membengkak.

Maka dari itu, sebaiknya segera cabut kabel charger setelah pengisian daya selesai. Jangan sampai mengisi daya semalaman karena membuat penggunaan listrik menjadi lebih boros.

6. Gunakan Angin Alami

Ada banyak energi dari alam yang bisa kita gunakan untuk keperluan sehari-hari sehingga lebih hemat listrik, lho.

Contohnya semilir angin alami yang dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian. Setelah mencuci, kita juga bisa mengangin-anginkan pakaian sehingga lebih mudah kering.

Jadi, pakaian bisa kering dan dikenakan kembali tanpa harus membayar tagihan listrik berlebih akibat penggunaan mesin pengering yang berlebihan.

Baca Juga: Reduce, Reuse, Recycle, Resep Sempurna Mengurangi Kerusakan Lingkungan

7. Atur Suhu Pendingin Ruangan dengan Tepat

Langkah cermat lainnya yang dapat kita terapkan untuk menghemat penggunaan listrik dalam aktivitas sehari-hari, yakni dengan mengatur suhu AC yang tepat.

Sebaiknya, cukup atur suhu AC pada angka 22-25 derajat Celcius. Suhu dengan skala normal ini bisa mencegah kita dari pemborosan listrik dan pembengkakan biaya listrik.

Hindari untuk mengatur AC dengan suhu terlalu rendah. Sebab, kompresor AC akan dipaksa untuk bekerja ekstra sehingga bisa meningkatkan tagihan listrik.

Selain itu, jangan lupa untuk mengaktifkan timer saat menggunakan AC. Jadi, kita dapat mengatur waktu pemakaian AC dengan lebih bijak.

Timer akan membantu kita dalam mematikan AC secara otomatis ketika sudah tak dipakai. Dengan begitu, kita terhindar dari pembuangan energi yang tak diperlukan.

8. Bersihkan Lemari Pendingin Secara Teratur

bersihkan lemari pendingin
(Foto membersihkan kulkas. Sumber: Pexels.com)

Cara menghemat listrik yang mudah dilakukan di rumah, yaitu dengan rutin membersihkan lemari pendingin.

Bersihkanlah bunga es di dalam freezer secara berkala. Pasalnya, bunga es yang terlalu dibiarkan dapat menyebabkan kulkas lebih cepat rusak.

Jangan biarkan bunga es di kulkas menumpuk. Sebab, hal ini bisa membuat mesin lemari pendingin untuk bekerja lebih keras sehingga listriknya lebih tinggi.

Pilih juga lemari pendingin yang memiliki freon ramah lingkungan. Dengan begitu, kita bisa menggunakan kulkas sekaligus menjaga lingkungan tetap lestari.

9. Cabut Steker dari Colokan

Ketika tidak digunakan kembali, pastikan untuk selalu mencabut steker dari colokan sehingga kita bisa menghemat listrik.

Cara sederhana dalam menghemat listrik yang satu ini sering kali diabaikan. Padahal, steker tetap dapat menyalurkan energi listrik dari colokan meski tidak digunakan.

Jadi, pastikan untuk mencabut steker dari colokan usai digunakan, ya. Misalnya setelah menggunakannya untuk mengisi daya ponsel atau keperluan alat elektronik lainnya.

Meski tidaklah seberapa, langkah kecil seperti ini bisa membantu kita dalam mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.

Baca Juga: Pahami Cara Tepat Belanja yang Eco Friendly

Selain cara menghemat listrik di atas, kita juga dapat menggunakan energi dengan bijak dengan memakai peralatan yang ramah lingkungan.

Misalnya dengan menggunakan perlengkapan outdoor dari EIGER yang dibuat dari bahan-bahan recycle sehingga lebih eco-friendly.

Salah satunya produk carrier Ecosavior 45L dari EIGER yang lebih ramah lingkungan. Produk ini merupakan tas gunung berkonsep berkelanjutan (sustainability).

Bagian inti dari carrier ini terdiri dari material kain dan aksesoris buckle-nya dibuat dari setidaknya 50 botol plastik PET 500ml yang diolah dan didaur ulang. 

Backsystem Ecosavior juga dirancang dengan bahan alami berupa bambu untuk memberikan kenyamanan saat membawa beban.

Inovasi EIGER dalam menciptakan produk outdoor ramah lingkungan bahkan sukses meraih penghargaan Indonesia Good Design 2020 di kategori Best 3 Design Concept.

Eigerian bisa mendapatkan produk tersebut dengan berbelanja langsung melalui situs web resmi Eiger Adventure Official.

Di website EIGER, kita bisa berbelanja lebih praktis dengan didukung oleh beragam metode pembayaran. Prosesnya aman, nyaman, dan fast response.

Newsletter

Mau jadi yang pertama tau update tentang Eiger Adventure? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments